Social Icons

Senin, 01 Oktober 2012

Malam Untuk Bintang #1

         Membuka layar handphone, berharap ada sahut sapa dari seorang kekasih yang sedang dirinduinya. Namun terlihat sepi ketika harapan kosong itu muncul di hadapan Sofi. Tak satu pun pesan atau telefon dari Awang. Hanya terlihat wallpaper bergambarkan dua hati yang saling berpaut.
        Akhir-akhir ini Sofi merasa dihimpit oleh sebuah kenyataan pedih. Hubunganna dengan Awang yang hampir 11 bulan terjalin berasa di ujung tanduk. Bukan karena pihak ketiga ataupun masalah yang bertubi-tubi muncul. Hanya karena waktu, jarang untuk bertemu jarang untuk bersama.
        Rindunya begitu memuncak tapi dia hanya bisa memandang dengan angan kosong yang tak berarti. Rindunya tak lagi berharga ketika dia harus menerima tamparan keras dari seorang Awang kekasihnya. Tak ada lagi kata-kata  romantis yang dulu biasa Awang ungkapkan pada Sofi.
Lamunan Sofi dikagetkan oleh getar handphonenya. Dengan cepat ia segera membuka pesan itu.
--Sofi
Pesan masuk dari Azil, wajah Sofi seketika berubah yang sebelumnya lebam karena menangis, sekarang sedikit bisa tersenyum. Rona bahagia itu tergambar jelas, setidaknya sms Azil membuatnya sedikit ceria tak terpuruk lagi karena gundah gulananya memikirkan Awang.

o0o

        Malam ini mereka berdua membuat janji, Sofi minta tolong Azil buat membantunya mengenrjakan tugas kampus.
        --Azil aku lagi bosen, gimana kalau refreshing dulu, maen-maen gitu?
Pesan itu terkirim cepat ke handphone Azil. Azil hanya memberi anggukan kencil yang menandakan dia setuju dengan keinginan Sofi.

>> Malam Untuk Bintang #2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
 
Blogger Templates