Social Icons

Selasa, 02 April 2013

Ini sebuah isyarat


Teruntuk yang merasakan, teruntuk yang mengindahkan sebuah cerita, teruntuk yang membuyarkan fikiran ketika tulisan ini mulai hadir dalam sinopsisnya. Membingungkan sudah, konotasi makna yang sulit untuk dicerna. Kupadukan dengan kata sandi rahasia untuk membukanya. Ini bukan masalah hati yang biasa nan sederhana. Tapi kerumitan makna melogika keberadaannya.
Dia yang ingin membuatmu paham akan sebuah tandanya. Mengisyaratkan gerak tubuhnya, memintamu untuk memperhatikan. Mencoba memberikan pertanyaan, agar bisa mendengar suaramu. Membuat lelucon demi menemukan tawamu. Dan dia yang ingin selalu memperhatikan senyumu di kala kau sedang lengah darinya.
Hasilnya kau akan menemukannya, dia yang sebenarnya ingin menggapai duniamu. Menemukan rahasia hidupmu, dan dia yang ingin menembus semua dimensi auramu.Tapi dia yang tak mampu. Melakukan untuk itu semua, karena memang dia tak akan mampu.
Beranjak untuk memahaminya, kau pun harus melakukan diam. Bukan karena kau ingin jauh darinya, tapi hanya melompat sejauh dia paham akan makna hal yang sedang kau lakukan sekarang. Berawal dari sini, mungkinkah dia akan mengerti melodi hening yang kau mainkan. Namu ketika dia harus menjadi seorang dungu, kadangkala kau harus bersabar untuk menunggunya bisa mendengar lagi apa yang kau melodikan.
Kau yang tak ingin dia jauh mendalamimu. Mengenal seluruh duniamu. Menemukan semua arti kehidupanmu. Dan, harus jatuh dalam kalbumu dan berusaha mencintaimu. Kau tak ingin itu semua terjadi, cukup kau bisa memandangkan walau kau dan dia tak lagi bersama. Karena kalian tak mungkin bersama, tak akan bisa bersama.
Jurang iu begitu jauh untuk kau melihat kedalamnya, dan dia pun tak sanggup untuk melihatmu dari bawah sana. Cukup mendengar lentingan suara yang mengaung merdu dari dalam sana. Tak mungkin bisa kau tembus cahaya yang tak bisa membuatmu menemukannya kembali.
Biarkan kau pergi darinya, biarkan kau mengenang namanya saja. Hanya ini karena kau pasti akan takut ketika kau sekarang bersamanya. Karena, di akhir cerita kalian tak akan mungkin bersama.Tak akan bisa bersama. Cukup kau berdiam saja, tanpa harus mengiyakan kata-katanya. Karena kau lebih tak rela jika dia harus jauh masuk ke duniamu lebih dalam lagi.
               
               

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
 
Blogger Templates