Social Icons

Selasa, 19 Maret 2013

Ingat Mati maka Kau akan Bahagia

                Umumnya, seseorang baru sadar aka pentingnya berkomunikasi dengan Alloh saat ia benar-benar terdesak dan terjepit. Seseorang baru sadar akan pentingnya segera bertaubat saat ia sakit parah. Seseorang baru sadar akan bahaya berjudi setelah hartanya habis. Seseorang baru sadar betapa berharganya waktu, ketika ia hampir kehilangan waktu. Seseorang baru menyadari mahalnya umur ketika ia pernah hampir mati. 

Tidak semua hal yang negatif itu selalu buruk. Bahwa hal yang tampak membahayakan itu pasti jelek, tidak selamanya begitu. Justru, dari hal-hal negatif atau mara bahaya, manusia dapat berubah menjadi baik dan lebih baik. Karena peristiwa jatuhlah, manusia mampu bangkit dan tidak jatuh lagi. Karena kegagalan itulah, manusia bisa mencapai kesuksesan. Akibat dosa, manusia menjadi hamba yang bertaubat dan shalih. Sesuatu yang bisa menghasilkan trauma negatif, juga bisa menghasilkan trauma positif.

            Kegembiraan hidup ini dimulai saat kita sadar bahwa setiap hari kita diizinkan Allah bangun pagi untuk menjadi manusia baru, yang lebih baik dari hari kemaren. Bahwa ada kado baru yang sedang disisipkan untuk kehidupan kita hari ini.

Saat kita membuka mata di pagi hari, kita putuskan hubungan dengan masa lalu yang buruk. Kita hadirkan kayakinan bahwa kita telah dihidupkan kembali oleh Allah. Hari ini kita adalah manusia baru. Karena itu, jangan kembali ke manusia lama, manusia kemaren. Beban hidup kemaren sudah cukup, lupakan dan tinggalkan. Jangn dibawa-bawa lagi hari ini. Jangan diingat-ingat. It was death already last night.

Jika saja setiap malam diartikan sebagai perjalanan meuju kematian, dan setiap pagi diartikan sebagai kehidupan baru. Jika saja setiap momen tidur digunakan untuk bermuhasabah dan mengevaluasi diri, dan setiap bangun tidur digunakan untuk memperbaiki diri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
 
Blogger Templates